me..

me..
thinking

welcome in my blog

mikhaelrangkang.wen.ru/a/1_attack.gifWELCOME IN MY BLOG


Silahkan cari blog disini okay...

Laman

Rabu, 05 Oktober 2016

Angin Segar

Satu tahun berlalu sejak tulisan sebelumnya di posting,
tak ada banyak kisah yang bisa diceritakan,
hampir semuanya sama,
bangun tidur, mandi, makan, kerja, pulang, mandi, makan, tidur....
begitu seterusnya!

"P.E.N.A.T"
mungkin kata itu yang menggambarkan keadaanku saat ini,
butuh suatu terobosan,
sesuatu yang fresh, yang mengubah sampah-sampah diotak menjadi sel-sel yang bernilai guna kembali..
dan yang kubutuhkan saat ini adalah "L.I.B.U.R.A.N"
Yap, aku butuh "P.I.K.N.I.K"

*****#####*****

Baru-baru ini dikantorku sedang mengadakan suatu survey,
dimana survey tersebut memberikan beberapa pilihan tempat wisata,
yang nantinya akan dijadikan tujuan untuk acara Family Gathering...
Acara tahunan yang diberikan perusahaan untuk menyegarkan kembali kejenuhan-kejenuhan pegawai dalam satu tahun bekerja.

Bagi semua pegawai, tentu ini adalah angin segar..
dimana semua orang dapat bersenang-senang bebas menikmati alam,
tanpa memikirkan pekerjaan dalam satu waktu yang ditentukan.
Tapi, moment ini tidak berlaku untukku...

Didalam survey tersebut terdapat beberapa pilihan,
untuk kota : Aceh, Bangka belitung, Malang, karimun Jawa, Lombok
untuk wisata: Gunung, Pantai, Taman, Tempat Bersejarah,
sedangkan domisili kami saat ini adalah kota Palembang.

Lagi-lagi kali ini aku hanya ikut berpartisispasi dalam menentukan survey,
tanpa mengikuiti dan menjalankan isi survey yang sebenarnya.
karena ada alasan khusus untuk itu semua.

Aku sadar, aku adalah manusia pilihan Tuhan untuk jadi yang berbeda.
penuh dengan keterbatasan ini dan itu, 
aku tidak bisa pergi jauh dari rumah, 
karena waktu hidupku hanyalah 5 Jam.
jika dalam 5 jam aku tidak kembali kerumah, maka nyawa taruhannya.

Menjalani hidup seperti itu, tentu sangat sulit bagi beberapa orang.
tapi aku berusaha belajar untuk bisa menjalaninya,
aku selalu bersyukur atas kesempatan hidup kedua yang diberikan Tuhan,
dan kesehatan ini merupakan rezeki yang luar biasa,
Nimat yang tak mungkin aku dustakan.

*****#####*****

Balik lagi ke Piknik,
Sebenarnya aku tak muluk-muluk berkhayal untuk pergi ketempat-tempat istimewa diluar kota,
yang aku butuhkan cuma,
" SEBATANG POHON YANG RINDANG, ENTAH ITU POHON MANGGA ATAU RAMBUTAN. YANG DIBAWAHNYA BERALASKAN TIKAR ANYAMAN BAMBU, DISANA TERSAJI SEPIRING BISKUIT RENYAH DAN BEBERAPA GELAS TEH HANGAT, DAN SESEORANG YANG JIKA KITA MULAI BERCERITA, KITA AKAN TERTAWA KARENA KEKONYOLAN, KEMUDIAN TERDIAM GARING, DAN MENANGIS KARENA TAK INGIN TERPISAHKAN. LALU ANGIN SPOI-SEPOI JADI MUSIKNYA, ILALANG MENARI-NARI RIANG, HINGGA SENJA BERWARNA JINGGA MENYINARI WAJAH KITA DARI SELA-SELA DEDAUNAN"

Bahkan, jika itu masih terlalu muluk.
aku hanya ingin Seorang Teman, Sebuah bangku, dan Sebuah tempat.
karena yang sebenar-benarnya kubutuhkan adalah DIDENGARKAN.
karena aku BOSAN DIAM dan MENDENGARKAN...

Jumat, 20 Februari 2015

ABNORMAL

Dari tempatku sekarang, aku memandang jauh sejauh yang bisa aku pandang.
Pepohonan yang rindang menjulang tinggi, pabrik-pabrik berpeluh bekerja setiap hari, serta hilir mudik kendaraan terlihat sibuk dan jalan yang terlihat kosong.
itulah pemandangan yang aku saksikan tiap harinya dari gedung dilantai 3 ini.

Saat ini apa yang ku rasakan semuanya terasa bercampur aduk,
aku bingung dengan semua kebingungan ini,
entah apa yang aku bingungkan, aku pun rasanya enggan untuk coba memahami.

Kerinduan di masa lalu, Kecemasan di masa mendatang, saling bertabrakan satu sama lain di masa sekarang ini, hingga membentuk pecahan-pecahan dan seakan memaksaku untuk menyusun ulang tiap bagian-bagian dari pecahan puzzle itu.

Konflik-konflik kecil yang seharusnya mudah untuk diatasi, malah melebar hingga membuat pembuluh darah menyempit dan oksigen yang diangkut darah menuju otak pun tersumbat.

Entah itu cinta yang mulai memudar dan meninggalkan diri, Persahabatan yang mulai terputus dan tersekat oleh batasan-batasan yang dibuat oleh individu masing-masing, Pekerjaan yang terlalu banyak menuntut otak dan otot bekerja diluar batas normal, serta kehidupan yang mendung cerah menandakan ketidakpastiannya.

Sampai saat ini, aku telah berusaha semampuku untuk beradaptasi dengan takdir yang diberikan yang maha kuasa.
menolak untuk mengeluh, dan memaksa untuk ikhlas dan bersyukur.
Berlakon pada citra perilaku, dan bertopeng pada senyum kesedihan.
Semua harus sesuai dengan permintaan lingkungan.

Yang harusnya hitam, disulap menjadi putih.
dan yang seharusnya marah, disulap menjadi ketawa.

Makna kebebasan yang dulu, serta kemandirian yang dimiliki oleh tubuh, kini sudah lelah dan tua.
Sekarang tiap figur mengasihani batin dan mental yang terlihat oleh mata mereka seakan lemah,
tiada hari tanpa pertolongan mereka, dan mengemis pada perhatian mereka.

Hidup bertahan pada kedua tangan dan bertumpu pada kedua kaki,
kini hanya jadi cibiran dibalik pundak-pundak mereka yang berbicara diam.

Kepercayaan luntur seketika nila masuk pada cawan-cawan yang jernih.
mata-mata yang subjektif menilai pada sudut dimana mata hanya memandang satu arah.

Ini hanyalah sebuah ritme yang terlintas dihati,
lalu ku tuangkan dalam bentuk selembaran kata, makna dari celotehan kehidupan.

Oh waktu, berikanlah aku kejutan.
Karena aku mulai bosan terbiasa BIASA.

Senin, 22 September 2014

September Ceria

September ceria... zzsstt... happy birthday to you.. zzsstt... september ce.. zzsstt.. happy birthday..zzstt.. september.. zzsstt.. happy birth.. zzsstt.. septitank.. zzsstt.. happy salma..zzsstt..

********************
19 September 2014 - 05.00 A.M

Tiba-tiba aku terbangun dari tidur panjangku,
terbangun dari mimpi aneh yang berlagu-lagu,
ya.. ada sesuatu yang spesial yang biasanya terjadi dibulan September ini,

Sesegera mungkin aku mengambil hp, dan membuka akun facebookku..
lalu ku ubah tanggal kelahiran dari tanggal 20 September menjadi 20 Desember..
Entah apa yang kupikirkan saat itu, aku hanya tidak ingin membuat orang lain merasa terganggu atau terpaksa untuk membuat beberapa catatan kecil berupa ucapan Selamat...

Tentu keluarga tetap setia menyimpan sedikit memorinya untuk mengingat sepotong tanggal kecil ini, serta beberapa teman yang menyisihkan waktunya hanya untuk memberikan bingkisan kecil berupa do'a..

20 September 2014

Hari ini cuaca menjadi mendung, hujanpun kemudian turun..
setelah beberapa lama kota ini diselimuti hawa panas kemarau, kabut asap akibat pembakaran lahan kosong, dan debu-debu kering yang berterbangan!

Seketika itu pula listrik padam seharian,
seakan memang ditakdirkan hari itu akan menjadi gelap...
Gelap menyelimuti hati yang berharap dan berdo'a..

Tak ada wishes yang terlalu wah pada hari itu,
hanya meminta pada Allah agar diberikan kesehatan, dimudahkan jodoh, dilancarkan rezeki, serta menjadi berguna dan membanggakan bagi kedua orang tua, keluarga, dan sahabat!

***********************

Dari ribuan pertemanan didunia, baik dunia nyata, dunia maya, ataupun dunia dalam berita..
berikut nama-nama teman yang menyisihkan memorinya untuk mengenang/mengingat tanggal kelahiran pemuda tampan dan baik hati ini..

-  Lysa ( dia teman dari aku SD, SMP, SMA, sampai sekarang )
- Yuli ( dia teman SMP )
- Estri ( dia juga teman SMP )
- Hasan Basri ( dia juga teman SMP )
- Nurma Yunita ( temen SMP juga nih )
- Rosida ( teman SMP, teman SMA juga )
- Sutriyani ( teman SMA )
- April ( teman diyahoo Answer )
- Mumu lia  ( teman fb, sekaligus perawat yang merawat dikala aku dirawat di RS.charitas )

Terimakasih banyak buat kalian....



                                  ***********************

Begitulah cerita singkat diperayaan Ulang tahunku yang ke 24 Tahun!

Happy birthday dai..
Wish you all the best from the best and do the best..
best best best.. is the best.. yeaaaaaaaaaaaaahhh...............